Filosofi Logo Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Wahid Hasyim
Logo Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Wahid Hasyim (LPM Unwahas) dirancang sebagai representasi visual dari semangat, nilai, dan komitmen lembaga dalam mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan universitas. Setiap unsur bentuk dan warna pada logo memiliki makna yang mencerminkan prinsip kerja, visi, dan misi lembaga.
1. Bentuk Dasar Huruf “Q”
Bentuk utama logo menampilkan siluet huruf “Q”, yang merupakan singkatan dari Quality Assurance atau Penjaminan Mutu.
Huruf “Q” ini menjadi simbol utama yang menggambarkan identitas dan fungsi LPM sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap pengendalian, pemeliharaan, dan peningkatan mutu secara berkelanjutan di Universitas Wahid Hasyim.
Bentuk “Q” yang tersusun dari bidang-bidang dinamis juga melambangkan siklus peningkatan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement) yang berjalan secara sistematis melalui Siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Standar).
Selain itu, bentuk “Q” menegaskan citra lembaga yang modern, adaptif, dan inovatif dalam mengawal mutu tridarma perguruan tinggi.
2. Kombinasi Warna Hijau Tosca dan Kuning Emas
Logo menggunakan dua warna utama, yaitu hijau tosca dan kuning emas, yang memiliki makna filosofis mendalam.
Warna hijau tosca menggambarkan kejujuran, profesionalitas, inovasi, dan semangat pembaruan yang senantiasa tumbuh dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi. Warna ini juga merepresentasikan kesejukan dan harmoni dalam setiap langkah perbaikan berkelanjutan.
Sementara itu, warna kuning emas melambangkan keunggulan, integritas, dan optimisme, mencerminkan tekad LPM untuk mendorong tercapainya mutu unggul dan berdaya saing tinggi.
Kombinasi kedua warna ini mencerminkan keselarasan antara inovasi dan keunggulan, antara sistem yang kuat dan nilai-nilai luhur yang menjadi landasan pelaksanaan penjaminan mutu.
3. Simbol Centang di Bagian Tengah
Simbol centang di tengah logo menjadi ikon utama yang menggambarkan validasi, kepastian, dan keberterimaan mutu. Bentuk ini merepresentasikan komitmen LPM terhadap pemenuhan standar mutu internal dan eksternal, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik.
Posisi centang yang dinamis mencerminkan semangat peningkatan mutu secara terus-menerus (continuous improvement), yang menjadi prinsip utama dalam seluruh aktivitas penjaminan mutu di Universitas Wahid Hasyim.
4. Titik di Atas Simbol Centang
Elemen titik di atas simbol centang menggambarkan manusia sebagai pusat dan pelaku utama sistem penjaminan mutu. Unsur ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi mutu tidak hanya ditentukan oleh sistem dan prosedur, tetapi juga oleh kesadaran, integritas, dan tanggung jawab setiap insan akademik di Universitas Wahid Hasyim.
Dengan demikian, titik tersebut menjadi simbol dari nilai kemanusiaan, profesionalisme, dan spiritualitas yang menjiwai budaya mutu universitas.
5. Bentuk Dinamis dan Saling Terhubung
Struktur logo yang saling mengait antara warna hijau tosca dan kuning emas mencerminkan kolaborasi dan sinergi antarunit kerja dalam mengawal mutu universitas. Bentuk yang dinamis menunjukkan bahwa penjaminan mutu merupakan proses yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan, bukan kegiatan yang bersifat statis atau sesaat.
Makna ini mempertegas bahwa budaya mutu hanya dapat terwujud melalui kerja sama, koordinasi, dan komitmen bersama seluruh sivitas akademika.
Makna Keseluruhan
Secara keseluruhan, logo Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Wahid Hasyim menggambarkan identitas lembaga yang modern, profesional, dan berintegritas tinggi dalam menegakkan sistem penjaminan mutu di lingkungan universitas.
Logo ini menjadi simbol semangat LPM Unwahas untuk terus menjaga, mengawal, dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkesinambungan dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan keunggulan.
Logo LPM

Contoh Logo UPMF

