Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Amikom Yogyakarta pada Senin, 10 November 2025. Kunjungan ini difokuskan pada pendalaman implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) berbasis Sistem Informasi sebagai upaya penguatan tata kelola akademik dan peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan Unwahas.
Rombongan Unwahas dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I, Dr. H. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd., dengan anggota sebanyak 12 personel yang terdiri dari:
- Ketua LPM Unwahas, Dr. Darmanto, S.T., M.Eng. beserta jajaran,
- Kepala Biro AAKP, Inawati, S.Pi., S.H.,
- Kepala UPT PSID, Nugroho Eko Budiyanto, S.T., M.Kom.,
- Kepala Prodi Informatika, Fandy Indra Pratama, S.Kom., M.Kom.,
serta tim pendukung lainnya.
Rombongan Unwahas diterima dengan sangat hangat oleh pihak Universitas Amikom Yogyakarta, yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur Penjaminan Mutu Universitas Amikom, Bapak M. Rudyanto Arief, M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa unit Penjaminan Mutu di Universitas Amikom Yogyakarta berada langsung di bawah koordinasi Rektor sehingga kebijakan mutu dapat berjalan efektif dan terarah.
Beliau juga menjelaskan bahwa Amikom telah mengimplementasikan Kurikulum OBE berbasis Sistem Informasi, namun penerapannya saat ini baru pada program studi yang berada di bawah LAM Infokom. “Sistem OBE kami memang sudah berjalan, tetapi belum blended dengan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Hal ini karena belum sepenuhnya sinkron dengan rumpun keilmuan di masing-masing program studi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa proses integrasi antara SIAKAD dan sistem OBE sedang dalam tahap perancangan. “Jika sudah terintegrasi penuh, penggunaan sistem akan lebih smooth dan data dapat ditransfer langsung ke PD Dikti secara otomatis.”
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Unwahas, Dr. H. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kesediaan Universitas Amikom menerima kunjungan dan berbagi pengalaman terkait implementasi Kurikulum OBE. “Kami berharap dapat belajar banyak dari Universitas Amikom, terutama bagaimana merumuskan, mengelola, mengevaluasi, dan mencapai luaran Kurikulum OBE yang terintegrasi dengan sistem informasi,” ungkapnya.
Kegiatan benchmarking ini menjadi langkah strategis bagi Unwahas untuk memperkuat sistem akademik berbasis digital dan mempersiapkan implementasi Kurikulum OBE yang lebih komprehensif, adaptif, dan terstandar. Hasil pembelajaran dari Universitas Amikom diharapkan dapat menjadi rujukan penting dalam pengembangan sistem akademik yang terintegrasi dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran di Unwahas.
